Selasa, 28 Juni 2011

Sepiring puisi

Bangunku siang hari
Ngantuk, semalam larut mata tak ditutup
Kira-kira jam sepuluh, bangunku
Sekolah sudah ditutup
Aku tak boleh masuk
Satpam seperti burung perkutut
Memandang ku
Aku jadi takut
Pulang saja aku
Biar ku buat alasan kegiatan belajar ditutup
Pada ibu atau yang lain
Biar tak ada marah
Dan luka memerah karna pukulan amarah.
Lalu tidurku akan diperpanjang, ideku
Nyatanya kabar mendahuluiku, pada ibu
Sampainya di pintu rumah, aku disambut
Terlontar sepiring puisi dari ibu,
”Pergi, buatku berwajah malu”
Aku terkejut
Lari ku jadi, berpuisi juga
”Aku tak sengaja ibu’
Tak bermaksud aku mencipta puisi itu,
Aku tak lapar
Jika ternyata sepiring puisi mu
Menjadikanku pergiku,
Dari sisimu
Sekali lagi aku tak bermaksud...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar